Biji Nyamplung (Callophyllum inophyllum Linn)
Minyak Nyamplung (Bintangur) memiliki kadar FFA sekitar 29%. Menurut Martawijaya et al (1981) dalam Sudrajat et al (2010), Nyamplung (Callophyllum inophyllum Linn) mempunyai beberapa nama daerah, seperti : bintangur, mentangur, penanga, bunut, punaga, bataoh, bentangur, butoo, jempelung, jinjit, mahadingan, maharunuk, batau, bintula, dinggale, pude, wetai, dan lain-lain. Daerah penyebarannya di Indonesia meliputi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.